Kanker Laring


Kanker laring adalah kondisi dimana terdapat tumor ganas pada laring. Laring Sendiri adalah bagian dari saluran pernapasan, tempat dimana pita suara berada yang terletak setelah tenggorokan dan sebelum trakea. Laring juga memiliki peran dalam kemampuan bicara, sehingga sering disebut dengan kotak suara.

Saat seseorang menderita kanker laring, kondisi ini bisa dideteksi dengan muncul gejala seperti suara serak, kesulitan bernapas, dan sakit tenggorokan. Kanker laring yang tergolong berat memerlukan tindakan pengangkatan laring. Hal ini menyebabkan gangguan dalam berbicara dan penderita akan memerlukan lubang buatan pada leher untuk membantunya bernapas.

Gejala Kanker Laring


Apabila kondisi masih tergolong ringan, kanker tidak akan menimbulkan gejala apapun. Namin jika menimbulkan gejala, kanker laring termasuk jenis kanker yang mudah dideteksi dibanding jenis kanker yang lainnya. Gejala dari kanker laring dapat berupa:

  • Suara serak
  • Batuk darah
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit telinga
  • Disfagia atau sulit menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Berat badan turun drastis
  • Terdapat benjolan atau bengkak pada leher

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Laring


Seperti jenis kanker lainnya, penyebab terjadinya kanker laring belum diketahui secara pasti. Namun diduga ada beberpa faktor yang dapat memicu terjadinya kanker laring diantaranya berupa:

  • Merokok
  • Kecanduan alkohol
  • Berusia diatas 60 tahun
  • Ada keluarga yang memiliki riwayat kanker tenggorokan
  • Menderita kondisi genetik seperti anemia Fanconi
  • Terpapar debu asbes dalam jangka panjang
  • Terinfeksi human papillomavirus (HPV)
  • Kekurangan nutrisi karena diet yang tidak sehat

Diagnosis dan Stadium Kanker Laring


Apabila pasien dicurigai menderita kanker laring berdasarkan gejala yang ada, maka dokter akan melakukan pemeriksaan. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan alat bantu berupa cermin untuk melihat kondisi tenggorokan dan laring. Nasoendoskopi atau endoskopi hidung juga bisa dilakukan guna melihat kondisi laring.

Jika ditemukan kemungkinan kanker laring, maka pemeriksaan dilanjutkan dengan biopsi yaitu mengambilan sampel jaringan yang dicurigai. Apabla hasil biopsi menunjukan pasien positif mengidap penyakit kanker laring, maka pemindaian melalui CT scan atau MRI perlu dilakukan guna melihat seberapa besar pertumbuhan tumor yang ada.

Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan untuk menentukan stadium kanker yang diderita, dengan kriteria seperti:

  • Stadium 0 – Disebut dengan carcinoma in situ. Munculnya sel abnormal yang bisa menjadi kanker dan menyebar ke sel alin
  • Stadium I – Sel abnormal pada laring telah berubah menjadi kanker, berukuran kecil namun belum menyebar ke sel lain
  • Stadium II – Sel kanker bertambah besar namun belum menyebar
  • Stadium III – Kanker bertambah besar dan mulai menyebar ke jaringan terdekat atau kelenjar getah bening
  • Stadium IV – Kanker sudah menyebar ke jaringan dan organ tubuh lain yang letaknya jauh dari laring

Komplikasi Kanker Laring


Komplikasi yang terjadi baik yang disebabkan oleh kanker laring ataupun oleh tindakan pengobatnnya, meliputi:

  • Disfagia
  • Gangguan fungsi lidah dalam mengecap rasa
  • Mulut kering
  • Sesak napas
  • Kehilangan suara
  • Sesak napas
  • Penurunan fungsi sistem imun
  • Perubahan pada kulit
  • Mual dan muntah
  • Malnutrisi
  • Peradangan mukosa tenggorokan atau lapisan dalam tenggorokan

Pengobatan Kanker Laring


Pengobatan kanker laring harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Dalam mengobati kanker laring, ada 3 tindakan yang umum dilakukan yaitu radioterapi, kemoterapi dan operasi. Semua tindakan bertujuan untuk menghambat pertumbuhan kanker, menghancurkan atau meredakan gejala yang terjadi.

  • Radioterapi – Prosedur yang menggunakan radiasi untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Prosedur ini dilakukan dalam menangani kasus kanker laring yang masih ringan
  • Kemoterapi – Terapi menggunakan obat-obatan khusus untuk membunuh atau menghentikan pertumbuhan kanker. Kemoterapi dilakukan saat kanker sudah menyebar ke area tubuh yang lain
  • Operasi – Ada 3 tipe operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker laring yaitu reseksi endoskopi, laringektomi parsial dan laringektomi total.

Pencegahan Kanker Laring


Beberapa upaya yang bisa dilakukan dalam mengurangi risiko terjadinya kanker laring berupa:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ketik Aja Ya, Gimana??